AlQuran-Online

 

Login Anggota 

Random Ayat 

Artikel | Terbaru 

Sedang Online 

Kami memiliki 79 tamu dan tidak ada anggota online

005670
Hari Ini
Semalam
Dalam Minggu Ini
Total Pengunjung
1795
0
1795
5670

IP Kamu : 54.225.57.89
Waktu: 2017-11-21 08:00:04

Link Imsakiyah 1437H Medan

Minggu, 14 April 2013 09:27

Burung Gagak...

Written by

Satu kisah yang menarik untuk dijadikan teladan bagi kita-kita sebagai
anak dari orang tua kita.....

Burung Gagak...

Burung Gagak


Pada suatu sore seorang ayah bersama anaknya yang baru saja menamatkan
pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan
suasana di sekitar mereka.

Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pohon.

Si ayah lalu menunjuk ke arah gagak sambil bertanya,
"Nak, apakah benda tersebut?"
"Burung gagak", jawab si anak.

Si ayah mengangguk-angguk, namun beberapa saat kemudian mengulangi lagi
pertanyaan yang sama.

Minggu, 14 April 2013 09:17

Mengenang Mujahid Ambon Al-Akh Shadiq

Written by

mujahid4eramuslim - "Abi lagi ke Ambon", begitu mulut kecil Zuhair (3 th) kalau ditanya kemana bapaknya pergi. Ketika dikatakan padanya, "Nanti kalau pulang dibawain oleh-oleh pedang sama Abi ya...", Zuhair menjawab, "Enggak, Abi di Ambon berjihad, mati syahid".

"Dan Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapatkan rizqi” [Ali Imran: 169]

Demikianlah yang selalu disampaikan Zuhair. Sekalipun bapaknya masih hidup di Ambon, namun kalau ditanya padanya tentang bapaknya, Al Akh Shodiq, selalu ia katakan, "Abi lagi di Ambon, Jihad, mati syahid", sampai ibunya nggak enak sendiri dan menyuruh anaknya supaya tidak berkata seperti itu.

Sampai akhirnya, telepon dirumah kami berdering. Terdengar berita dari seorang ikhwan disana bahwa Yon Gab membantai kaum muslimin, dan Al Akh Shodiq termasuk yang dalam pencarian keberadaannya. Hati kami sedih bercampur senang dan penuh harap. Sedih karena berpisah dengan saudara sesama muslim, senang dengan harapan bahwa ia mati syahid dan penuh harap untuk bisa seperti itu.

malas pacaran - Pacarku kutuliskan dalam surat saya ini adalah hasil renunganku, dalam waktu lama kurenungkan hubungan ini cuma membuang waktu, uang habis untuk makan, nonton, padahal aku harus menabung buat melamar dirimu. Dan aku takut hubungan ini membawa ketidaknikmatan dalam menikah, gak ada serunya lagi karena sebagian rasa cinta yang memudar karena termakan waktu dalam hubungan ini, dan komitmenku sebagai cowok menjadi kecil karena menggampangkan urusan untuk naik kejenjang pelaminan. Bahkan bisa jadi setan akan menjerumuskan.

Aku bukan cowok yang jual janji, ini demi kebaikan, agar hubungan dihentikan namun berkomitmen untuk kelangsungan pernikahan yang aku targetkan tahun depan.

Dengan berhentinya hubungan kita, uang bisa ditabung, waktu bisa difokuskan untuk mencari pekerjaan halal, dan meningkatkan keahlian sebagai modal dasar APBN..hehehe.

Dengan berhentinya hubungan pacar, ini bukan mundur, namun bagi kita ini justru sebuah kemajuan melangkah.

Halaman 7 dari 27

Copyright © 2011 Forum Komunikasi Mahasiswa Muslim Harapan. All Rights Reserved.
Developed By : NIKAZAFAI COM & SOFIAN ARISYANDI