AlQuran-Online

 

Login Anggota 

Random Ayat 

Artikel | Terbaru 

Sedang Online 

Kami memiliki 74 tamu dan tidak ada anggota online

5173954
Hari Ini
Semalam
Dalam Minggu Ini
Total Pengunjung
2467
3411
17126
5173954

IP Kamu : 54.156.58.187
Waktu: 2017-09-21 15:35:59

LINK | CAMPUS 

WEBSITE YASPENDHAR

yaspendhar3


 

Supported By
logo

Link Imsakiyah 1437H Medan

Selasa, 23 April 2013 23:52

Seorang Ibu Mati Demi Anak

(Kisah Nyata) [begitu besar pengorbananmu ibu, tapi kenapa aku tak pernah dan tidak akan pernah membalas semua kebaikanmu]

Masih ingat ketika gempa dan tsunami meluluh-lantahkan Jepang tahun 2011 lalu. Bencana it u merupakan terdahsyat di Jepang sepanjang 140 tahun. Begitu banyak cerita yang menyedihkan, karena ditinggal orang terkasih.

Salah satunya cerita tentang pengorbanan seorang ibu terhadap anaknya. Karena begitu besar cintanya terhadap sang buah hati, seorang Ibu rela mati demi melindungi anaknya saat bencana itu melanda Jepang.

Cerita kisah nyata ini saya copy paste dari teman, mungkin sudah banyak rekan-rekan kompasianer yang telah membacanya. Karena saya dapat kisah ini dari teman di jejaring sosial. Tapi tidak ada salahnya saya membaginya, bagi yang belum membacanya.

Setelah Gempa telah mereda, ketika para penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayat-nya melalui celah-celah. Tapi wanita tersebut berpose begitu aneh, dia berlutut seperti seseorang yang menyembah; tubuhnya condong ke depan, dan dua tangan yang mendukung oleh suatu benda. Rumah roboh telah menimpa punggung dan kepalanya.

554111 250772481729248 796988085 n

Dengan begitu banyak kesulitan, pemimpin tim penyelamat meletakkan tangannya melalui celah sempit di dinding untuk mencapai tubuh wanita itu. Dia berharap bahwa wanita ini bisa jadi masih hidup. Namun, tubuh dingin dan kaku menandakan bahwa wanita tsb pasti telah meninggal.

 

Pemimpin tim dan seluruh anggota tim lalu meninggalkan rumah ini dan akan mencari gedung yang runtuh berikutnya. Namun karena alasan tertentu, pemimpin tim terdorong untuk kembali ke rumah hancur dari wanita tadi. Pemimpin tim ini lalu berlutut lagi dan menggunakan kepalanya melalui celah-celah sempit untuk mencari sedikit ruang di bawah mayat wanita tersebut. Tiba-tiba, ia berteriak dengan gembira, “Anak kecil! Ada anak kecil!”

Lalu seluruh tim bekerja bersama-sama, dengan hati-hati mereka menyingkirkan tumpukan benda hancur di sekitar wanita yang sudah meninggal. Ada seorang anak kecil berusia 3 bulan terbungkus selimut bunga-bunga di bawah mayat ibunya. Jelas, wanita itu telah membuat pengorbanan untuk menyelamatkan anaknya. Ketika rumahnya jatuh, ia menggunakan tubuhnya untuk membuat penutup untuk melindungi anaknya. Anak itu masih tidur pulas ketika pemimpin tim mengangkatnya.

Para dokter datang cepat untuk mengevakuasi anak kecil itu. Setelah ia membuka selimut, ia melihat sebuah ponsel di dalam selimut. Ada pesan teks pada layar. Dikatakan, “Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu.” Ponsel ini berkeliling dari satu tangan ke tangan yang lain pada tim itu. Setiap tubuh yang membaca pesan tersebut menangis.

“Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu.” Itu artinya cinta ibu untuk anaknya!

Sumber: Mukjizat & Doa. Yuk Bantu FP Ini Berkembang Hanya Dengan Meng-Klik Suka dan Bagikan.. ALLAH SWT akan membalas sekecil apapun amal baik kalian..

Aamiin .

Rate this item
(0 votes)
Read 1055 times

Copyright © 2011 Forum Komunikasi Mahasiswa Muslim Harapan. All Rights Reserved.
Developed By : NIKAZAFAI COM & SOFIAN ARISYANDI